Rabu, 25 Juni 2008

Tut..Tut..Tut...

Pasti familiar dong dengan lagu anak-anak yang judulnya "Naik kereta Api"? Sepertinya lagu itu harus dihentikan penggunaan nya di kalangan anak-anak deh, mau tau sebabnya? Sebab nya untuk menghindari anak-anak mati gosong tersengat listrik di atap kereta api listrik.

Masih ga nemu dimana relevansinya??

Salah satu lirik pada lagu tersebut berbunyi demikian "bolehlah naik dengan percuma". Nah lirik tersebut rupanya meracuni dan diyakini dengan sangat baik oleh anak-anak, makanya banyak dari anak-anak tersebut atau bahkan orang-orang tua kalau naik kereta kagak pernah bayar, mereka menjadi penumpang gelap! bahkan yang lebih nekat, mereka akan naik ke atas atap kereta api listrik. Alhasil tidak sedikit terjadi jatuhnya korban jiwa dengan cara yang mengenaskan, yaitu tersengat listrik dan jatuh dari atap.

Wonder woman

Barusan gue nonton reportase sore, trus diberitakan soal penangkapan pelajar SMA pelaku tindak kekerasan. Kalau beberapa minggu lalu, pelajar putri dari Jawa Tengah yang menununjukkan aksinya dalam geng Nero, sekarang giliran pelajar putri dari Balikpapan yang dengan gagah dan berani nya melakukan adegan saling pukul.

Ternyata sekarang pelajar putri ga mau kalah ya sama pelajar putra (yang lebih dahulu dikenal suka menunjukkan aksi kekerasan). Rupanya para pelajar putri tersebut mau memenuhi keinginan Ibu kita Kartini soal emansipasi wanita. Tapi sayangnya, mereka menginterpretasikan cita-cita Kartini dengan cara yang salah.

Atau jangan-jangan para pelajar putri tersebut terinspirasi dari lagunya mba Mulan Jameela yang berjudul Wonder Woman. Maksud hati sih ingin memperlihatkan bahwa mereka adalah wanita-wanita yang kuat dan dasyat. Tapi sayang lagi-lagi, cara yang dipakai salah.

Gara-gara pemberitaan tentang kasus kekerasan oleh pelajar putri, gue jadi mengenang masa-masa gue sekolah dulu saat gue dan temen gue juga pernah mengalami keributan dengan kakak kelas. Memang saat itu, gue hanya beradu mulut tanpa tindakan kekerasan fisik, tapi bukan kah gue juga melakukan tindak kekerasan verbal?? ooohhh tidaaak ternyata gue sama bodohnya dengan para anggota Nero itu...

Masa Lalu yang Mengganggu

Masa lalu harusnya berlalu
tapi ia selalu mengganggu

dan ketika ia tiba
aku dibuat merana

cemburu,
lalu hatiku jadi biru